Kamis, 17 September 2015

Perhatikanlah Pesan Tuhan Melalui Jari Jemari Anak Kita


ANAK KITA TERLAHIR BERBEDA-BEDA, MEREKA BUKAN UNTUK DI BANDING-BANDINGKAN DAN DI CARI-CARI KEKURANGANNYA.


Anak kita lebih membutuhkan kasih sayang, dan bukannya terapi. Dan ketahuilah bahwa terapi yang paling baik di dunia untuk anak kita adalah TERAPI KASIH SAYANG.

Perhatikanlah PESAN TUHAN MELALUI JARI-JEMARI ANAK KITA
Sahabataku coba tolong buka telapak tangan kita sekarang juga, lalu perhatikan baik-baik mengapa tuhan menciptakan jari jemari tangan kita berbeda-beda bentuk, ukuran dan panjangnya, mengapa Tuhan tidak menciptakan jari-jemari kita jempol semua atau kelingking semuanya ?

Kelima jari jemari kita sangat berbeda jenis dan peran satu sama lain, namun jika mereka semua bekerjasama maka kita bisa melakukan banyak hal dan bahkan bisa mengangkat beban yang berat sekalipun.
Nah cobalah perhatikan baik-baik pesan Tuhan di balik jari jemari kita tersebut:
Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung
Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah
Ada si jangkung jari tengah yang sombong dan suka menghina dan memaki.
Ada jari manis yang selalu menjadi teladan perlambang ikatan cinta kasih, baik, dan sabar sehingga diberi hadiah cincin.
Dan ada kelingking yang lemah dan penurut serta pemaaf (ingatkah anda waktu kecil kalau kita berbaikan dengan musuh kita pasti saling jari kelingking).


Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari, mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong anggota tubuh yg lain, melakukan pekerjaan, dll).
Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua ?
Jika mereka bekerja sendiri-sendiri maka meraka tidak akan bisa melakukan banyak hal, tapi jika mereka bekerjasama maka beban yang berat sekalipun bisa mereka angkat bersama-sama.
Sahabatku, Sebuah pesan sederhana dari Tuhan namun sangat berarti.
 
Kita dan anak-anak kita diciptakan dengan segala perbedaan bukan untuk saling menghina dan menyombongkan diri satu sama lain, melainkan dengan tujuan untuk bersatu, saling menyayangi, saling menolong, saling membantu, saling mengisi dan bekerjasama bukan untuk saling menuduh, menunjuk, merusak, dan bahkan membunuh seperti yang terjadi di negara kita saat ini.
 
Sudahkah kasih sayang kita kepada pasangan dan anak-anak kita bertambah hari ini ?
 
Mari kita peluk orang-orang yang kita cintai dengan jari jemari kita yang begitu indah tersusun agar mereka bisa merasakan kehangatan cinta dan kasih kita sebagai satu keluarga yang saling menyayangi dan melindungi.

Ingatlah selalu pesan ini:
SETIAP ANAK DI LAHIRKAN BERBEDA-BEDA UNTUK PERAN YANG BERBEDA BUKAN UNTUK BERSAING DAN SALING MENJATUHKAN MELAINKAN UNTUK BEKERJASAMA DAN SALING MENYAYANGI.
Mari kita sambut hari ini dengan penuh rasa syukur dan ceria.
Salam syukur penuh berkah.

Sumber: ayah edy

Kabar Positif dan Kabar Negatif Serta Informasi Viral dan Trending Topics
netnit.net