Minggu, 20 September 2015

Yang Tahu Manfaat Nasi Beras Merah, Pasti Siang Ini Mengganti Nasi Putihnya


Berdasarkan studi pada situs jurnal Archives of Internal Medicine edisi online 14 Juni 2010, beras merah lebih unggul dari beras putih karena lebih mengandung serat, mineral, vitamin, dan phytochemical.

Selain itu, beras merah kerap tidak menghasilkan peningkatan kadar gula darah terlalu drastis.

Nasi putih adalah makanan yang menghasilkan kadar gula yang tinggi.

Sayangnya jika nasi putih dikonsumsi terlalu banyak dan tidak disertai dengan olahraga yang cukup, maka level glukosa dalam darah akan meningkat sehingga dapat memicu risiko seseorang terkena diabetes.

Para peneliti dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard (HSPH), memperkirakan bahwa mengganti 50 gram nasi putih (hanya sepertiga dari jumlah porsi sehari-hari) dengan beras merah dalam jumlah yang sama akan menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 16 persen.

Penggantian yang sama dengan biji-bijian lain, seperti gandum dan barley, bisa menurunkan risiko sebesar 36 persen.

Manfaat kesehatan dari beras merah adalah seratnya, secangkir beras merah mampu menyediakan 14 persen setiap hari.


Serat ini telah terbukti menurunkan kolesterol tinggi, juga menghambat aterosklerosis. Serat beras merahpun berperan dalam mengontrol tinggi gula darah, sehingga menjadi pilihan terbaik bagi penderita diabetes.

Menurut riset Dr. Rui Hai Liu dari Universitas Cornell, seperti halnya buah-buahan dan sayuran, beras merah juga mengandung fenolik, salah satunya zat antioksidan yang mampu menghambat radikal bebas pemicu kanker.

Angka aktivitas antioksidan beras merah menurut hasil riset tersebut adalah 56, sementara brokoli 80, bayam 81, apel 98, pisang 65, jagung 181, dan gandum77.

Penelitian lain dari Harvard yang dimuat di dalam Rchives of Internal Medicine menyebutkan, beras merah merupakan pilihan yang lebih sehat bagi penderita kolesterol dan diabetes karena menaikan gula darah secara perlahan.

Pengetahuan mengenai manfaat beras merah untuk diabetes memang bukan hal baru, namun hingga kini nasi putih masih jadi favorit banyak orang.

Dalam sebuah penelitian terhadap 200.000 orang diketahui, mereka yang makan nasi putih memiliki risiko diabetes 17 persen lebih tinggi dibanding yang jarang makan nasi.

Sebaliknya orang yang makan beras merah risiko terkena diabetes turun hingga 11 persen.

Konsumsi bahan pangan yang tinggi serat berhasil menurunkan risiko diabetes karena dapat menurunkan level gula darah dan insulin serta mengurangi risiko progresi buruknya toleransi glukosa ada diabetes tipe 2.

Beras merah kaya serat dan menghasilkan energi secara bertahap. Karena itu, para ahli menyerukan agar 70 persen kebutuhan karbohidrat kita dipenuhi oleh beras merah.(klikdokter.com)

Kabar Positif dan Kabar Negatif Serta Informasi Viral dan Trending Topics
netnit.net