Senin, 12 Oktober 2015

Ingin Punya Dua Anak, Sebaiknya Mulai Hamil di Usia 27 Tahun


Setiap orang mempunyai harapan serta keingin berlainan perihal kapan mereka mau berkeluarga serta mempunyai anak-anak. Tetapi bila mengharapkan dapat mempunyai dua orang anak nantinya. Beberapa pakar menyampaikan baiknya mengawali semua usaha waktu berumur 27 th.. 
Batasan umur ini yaitu hasil dari perhitungan kalkulator kesuburan yang di buat beberapa pakar spesial untuk beberapa wanita. Mereka menyampaikan bila mau berencana suatu keluarga mereka harus mengawalinya mulai sejak awal. 
Tetapi bila mempunyai tujuan untuk memperoleh tiga orang anak sangatlah dianjurkan untuk mengawali usaha tersebut di umur 23 th.. Sesaat bila cuma mau mempunyai satu anak, bisa mengawali usaha pada umur lebih lambat yaitu 32 th.. 
Seperti di beritakan Telegraph, beberapa pakar bikin jenis computer untuk mengkalkulasi kapan baiknya berupaya untuk mempunyai anak pertama berdasar pada analisa dari data kesuburan kian lebih 58 ribu wanita. 
“Anda mesti memasukkan aspek bahwa tak kebanyakan orang sama dalam hal mempunyai anak, ” kata Profesor Allan Pacey pakar kesuburan dari Sheffield University. 
“Maksudnya bila Anda cukup enjoy perihal hasrat mempunyai 3 orang anak, Anda memanglah dapat menanti sampai berumur 35 th.. Namun baiknya Anda coba di umur lebih muda untuk memastikannya. ” 
Pacey menyampaikan kalkulator kesuburan itu harusnya ditunjukan pada beberapa mahasiswa di kampus, hingga mereka dapat berencana kehidupan mereka yang akan datang. 
“Kita belum mempunyai mesin saat, jadi kita rencanakan kehidupan, ” kata Pacey. “Semua orang memikirkan mereka dapat tunda mempunyai anak — namun perhitungan ini tunjukkan mereka tidak dapat. ” 
Perhitungan itu mengatakan kapan umur wanita baiknya mengawali bangun keluarga untuk mempunyai 90 %, 75 % serta 50 % kemungkinan berhasil untuk hamil. Bergantung dari jumlah anak yang di idamkan serta apakah si wanita juga memakai program bayi tabung. 
Riset itu menunjukkan kehamilan masih tetap sangatlah mungkin saja berlangsung pada wanita di umur 40-an th., dengan kemungkinan terjadinya cuma 50 %. 
Peneliti juga menyampaikan kesuburan tak memengaruhi pria walau mereka melalui umur 40 th. sekalipun. 
“Kami berusaha untuk temukan rantai yang hilang dari sistem pembuatan ketentuan masalah japan mempunyai anak, ” kata Habbema dari Erasmus University di Rotterdam, Belanda. “Anak lelaki saya berumur 35 th. serta rekan-temannya mempunyai permasalahan kapan mesti mempunyai anak, lantaran ada banyak yang mau mereka kerjakan sekarang ini. ” 
Riset perihal kalender kesuburan ini dipublikasikan di jurnal New Scientist.