Kamis, 22 Oktober 2015

Saat Rakyat Dilanda Bencana, JK Bilang: Anggaran negara habis untuk bantu korban kabut asap


Bencana kabut asap tak kunjung usai melanda Indonesia. Bahkan, kebakaran hutan sudah merembet ke wilayah Indonesia Timur akibat musim kemarau panjang. Telah banyak korban jatuh sakit akibat udara tercemar kabut asap, beberapa orang juga meninggal dunia di Riau.
 
Seakan tak ada empati dan hati nurani sebagai pemimpin bangsa, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan bahawa anggaran dana negara habis untuk membantu korban bencana kabut asap di sebagian wilayah Indonesia.
“Asap terus dibicarakan. Dana puluhan, ratusan, bahkan triliunan kalau ditotal kerugiannya dipakai untuk bantuan dan pengobatan orang sakit,” ungkap JK di Kantor Kementerian Kesehatan RI, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin.
JK menambahkan, seharusnya lahan gambut di negeri kita kondisinya basah. Namun yang terjadi adalah sebaliknya, dimana itu sangat rawan kebakaran.
“Gambut yang harusnya basah malah jadi kering. Kita tidak boleh ulangi lagi kejadian seperti itu,” pungkas dia.
Ketika ratusan ribu rakyatnya tengah menderita akibat bencana kabut asap, pantaskah pernyataan seperti diatas dilontarkan Pak JK selaku pemimpin bangsa?
[okz/red]