Kamis, 07 Januari 2016

Daftar Maskapai Penerbangan Teraman di Dunia


Sudah menjadi syarat mutlak bagi sebuah Maskapai untuk menjamin keamanan setiap penerbangan yang dilakukan agar penumpang dapat sampai di tempat tujuan. Bagi anda yang penasaran mana saja maskapai yang mampu memberikan rasa nyaman dan keamanan bagi pelanggannya, berikut hasil survei terbaru dari AirlinesRating.com.

Laporan terbaru yang dipublikasi AirlineRatings.com pada 2016 ini, mencakup daftar 20 maskapai dengan keamanan terbaik di dunia, dan 10 maskapai penerbangan murah dengan tingkat keamanan terbaik di dunia.


Berada di posisi puncak adalah Qantas (Australia) yang berhasil mencatatkan rekor sebagai maskapai tanpa kecelakaan fatal sejak era pesawat jet. Maskapai ini mampu mencatatkan hattrik dan mengalahkan 407 maskapai lainnya di seluruh dunia.

Dalam laporannya seperti dikutip dari USA Today, Rabu (6/1), AirlineRatings.com menyebut, maskapai penerbangan tertua ini telah mengumpulkan catatan yang luar biasa dari pengalaman pertama dalam operasi dan standar keselamatan, termasuk rekor bebas kecelakaan fatal.

Di luar Qantas, maskapai internasional lainnya yang masuk jajaran 20 besar adalah All Nippon Airways, Air New Zealand, Cathay Pacific Airways, Emirates, Etihad Airways, EVA Air, Finnair, Japan Airlines, KLM, Lufthansa, SAS, Singapore Airlines, Swiss, United Airlines, Virgin Atlantic, Virgin Australia, American Airlines, Alaska Airlines, dan Hawaiian Airlines.

Sementara itu, maskapai penerbangan bertarif rendah teraman di dunia yang masuk daftar 10 besar adalah JetBlue, Virgin America, Westjet, Aer Lingus, Flybe, HK Express, Jetstar Australia, Thomas Cook, TUI Fly, dan Volaris.

AirlineRatings.com memutuskan untuk tidak menggunakan peringkat penerbangan teraman secara numerik, karena ini sangat terkait dengan standar keselamatan, dan lebih memilih untuk menetapkan maskapai yang menonjol secara keseluruhan. Pemeringkatan ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang terkait dengan audit dari badan penerbangan milik pemerintah, asosiasi penerbangan, hasil audit pemerintah, serta rekaman kecelakaan maskapai.

Tim pemeringkat juga meneliti sejarah operasional masing-masing maskapai, catatan kejadian, dan keunggulan operasional, sebelum akhirnya ditentukan 20 maskapai penerbangan teraman.
Via : berita satu