Rabu, 03 Februari 2016

Kekasih Gelap Dikiranya Emas Ternyata Cuma Perajin Perak

Kekasih Gelap Dikiranya Emas Ternyata Cuma Perajin Perak



INI pelajaran berharga bagi wanita yang hanya terbius penampilan luar. Niluh, 22, dari Singaraja (Bali) ini contohnya. Kekasih gelapnya itu dikiranya emas, ternyata loyang saja bukan, karena Wayan, 30, hanya perajin perak. Padahal Niluh sudah habis Rp 15 juta untuk memanjakan sang PIL itu.

Pepatah lama mengatakan, dikiranya emas, ternyata hanya loyang. Pepatah itu untuk mengingatkan agar orang berhati-hati, jangan mudah terpesona penampilan luar. Kelihatannya alim padahal dzolim. Kelihatannya muhklis (orang yang ikhlas) ternyata iblis. Cuma biasanya, orang baru sadar setelah kebobolan dua kosong. Akkhirnya kembali ke pepatah lama lagi: pikir dulu pendapatan sesal kemudian tak berguna.

Niluh Kabupaten Singaraja, juga bernasib demikian. Masih pengantin baru sudah tergoda lelaki lain. Uang nafkah dari suami ludes untuk memanjakan sang PIL, padahal kenalan baru lewat face book alias FB itu tak lebih hanya mau menipu hartanya saja. Akhirnya Niluh pun habis-habisan luar dan dalam.

Jadi suami pelaut memang sering kesepian, karena suami jarang di rumah. Niluh yang masih berstatus pengantin baru, sangat tersiksa ketika jauh dari suami. Untuk mengisi kesibukan, dia rajin di dunia maya, main FB. Di sanalah dia kemudian kenal dengan Wayan yang mengaku mahasiswa akademi kesehatan, dan bapaknya seorang dokter. Keluarga yang cukup terpandang juga.

Dari main FB di jagad maya kemudian dilanjutkan dalam pertemuan di jagad nyata. Wih, ternyata Wayan memang tampan dan penampilannya juga menawan. Hari itu juga Niluh lupa pada suaminya di tengah laut. Dia kesengsem pada Wayan yang kemudian mengajaknya jalan ke mana-mana. Dari sana dilanjutkan bobok-bobok di hotel. Kalau sudah masuk hotel mau apa lagi? Aset miliknya yang mestinya khusus untuk suami, kali ini diberikan kepada Wayan.

Sebagai mahasiswa Akademi Kesehatan, PIL itu mengaku bahwa banyak biaya untuk praktikum ini itu. Demi cintanya, Niluh mau saja memberikan uang. Kiriman dari suaminya dari laut banyak yang dialirkan kepada Wayan, sehingga total mencapai Rp 15 juta. Awalnya Wayan mengaku pinjam, tapi karena Niluh kadung cinta, diikhlaskan saja bila juga tak dibayar.

Beberapa bulan kemudian Made Tantra, 28, suaminya kembali. Tapi istri tak ada di tempat. Kata tetangga, dia pergi ke rumah seorang lelaki di Tabanan. Karena alamatnya jelas, Tantra pun mencarinya ke sana. Jabang bayik, istrinya ditemukan tidur sekamar dengan lelaki yang bukan suaminya sendiri.

Tahu apa yang terjadi Made Tantra segera lapor polisi. Saat diperiksa petugas ternyata Niluh Ratmini tenang-tenang saja. Dia siap saja dicerai suami, karena sudah kadung cinta pada Wayan. Cuma yang mengganjal, kekasih gelapnya itu ternyata telah menipu dirinya. Ngaku anak dokter dan kuliah di akademi kesehatan, ternyata aslinya hanya perajin perak. “Sudah kadung, kalau sudah cerai saya siap menikah dengannya.” Akunya polos.

Siap makan bijih perak? (JPNN/Gunarso TS)