Minggu, 27 Maret 2016

Andai Tak Merokok Saat Hamil, Bayiku Mungkin Bisa Hidup



Piknikbontang.com - Bunda, Anda harus memberikan perhatian lebih pada kesehatan Anda saat sedang hamil. Selain melakukan kontrol dan pemeriksaan kehamilan secara rutin, Anda pun perlu lebih waspada lagi dengan kebiasaan Anda. Salah satunya adalah kebiasaan merokok. Ya, merokok memang sangat berbahaya untuk ibu hamil. Tapi ternyata masih saja ada ibu yang tetap merokok saat hamil dan baru menyesal kemudian setelah bayi yang dilahirkannya meninggal dalam waktu singkat.
Dilansir dari mirror.co.uk. Sophie Jones (31 tahun) sangat menyesal dan berduka ketika bayi yang baru dilahirkannya tahun 2006 lalu, Frankie meninggal saat usianya baru empat hari. Ditambah lagi, lima tahun kemudian, bayi keduanya Korey juga meninggal karena lahir prematur. Belajar dari dua pengalaman duka itu, Sophie mengaku bahwa penyebab utama ia kehilangan kedua bayi tersebut karena kebiasaan merokoknya.
”Sedih rasanya kehilangan dua putra dengan cara yang tidak disangka-sangka. Ketika saya membersihkan makam mereka, saya merasa seharusnya kamar tidur mereka yang saya bersihkan bukan makamnya,” papar Sophie. “Saya selalu memikirkan mereka setiap hari. Terlebih saat natal karena seharusnya ada dua kado natal lagi yang bisa saya siapkan untuk mereka.” 
Sophie dulu pernah menghabiskan 25 batang rokok setiap harinya. Dan kematian putra yang dikandungnya dulu adalah karena kondisi lahir mati (stillbirth) akibat kerusakan plasenta, yang ia yakini disebabkan oleh kebiasaan merokoknya. Tadinya Sophie menganggap bahwa merokok saat hamil tak akan berisiko buruk, “Paling bobot bayiku saja yang kecil,” itulah yang ada dalam pikirannya saat itu.
Di kehamilannya saat ini, Sophie memutuskan untuk berhenti merokok untuk selamanya. | Foto: copyright mirror.co.ukDi kehamilannya saat ini, Sophie memutuskan untuk berhenti merokok untuk selamanya. | Foto: copyright mirror.co.uk
Kini, Sophie sudah memiliki putra yang berusia 5 tahun dan kembali mengandung. Tak ingin mengulang kesalahan yang sama, Sophie memutuskan untuk berhenti merokok selamanya. Ia sempat mengunjungi Northumberland Stop Smoking dan akhirnya tahu bahwa jika ia merokok maka ia hanya akan menghambat masuknya oksigen yang bisa diserap oleh janin yang ia kandung.
Baru-baru ini, sebuah penelitian dari Durham University menemukan bahwa risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS) meningkat jika orang tuanya merokok. Merokok memang bisa membahayakan janin. Selain menghambat pasokan oksigen yang bisa diserap janin, asupan nutrisi juga tak bisa diterima dengan baik jika sang ibu merokok. 
Belajar dari pengalaman pahit, Sophie mewanti-wanti para ibu agar benar-benar bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan berhenti merokok. Semua demi kesehatan dan masa depan buah hati kita sendiri dan tentunya agar hidup tak selalu dihantui oleh rasa penyesalan. Bunda, semoga tak ada ibu-ibu lain di dunia ini yang harus kehilangan buah hatinya karena keteledoran ibunya sendiri ya.