Rabu, 08 Juni 2016

Empat Jenis Pendanaan Bisnis Baru Anda

Empat Jenis Pendanaan Bisnis Baru Anda
Anda telah mempunyai ide bisnis yang matang. Untuk mewujudkan ide tersebut, Anda membutuhkan dana untuk memulai bisnis. Membangun bisnis baru memerlukan modal untuk biaya operasional, persediaan, promosi, dan sebagainya. Tanpa modal yang cukup untuk memulai, bisnis tidak dapat tumbuh atau memakan waktu lebih lama untuk berkembang.

Berbagai pilihan pendanaan dapat membantu pemilik bisnis baru untuk memperoleh dana yang dibutuhkan. Berikut beberapa jenis pendanaan untuk memulai bisnis baru Anda:

Pinjaman pribadi
Saat ini, perbankan di Indonesia membuka pintu bagi Anda mengajukan kredit usaha rakyat atau kredit tanpa agunan untuk memulai bisnis Anda. Pergi ke bank Anda dan jelaskan kebutuhan Anda dengan menyajikan rencana bisnis yang menggambarkan tujuan bisnis Anda, rencana pemasaran, alokasi dana dan tujuan.

Pinjaman dengan agunan
Kurangnya jaminan dapat menghentikan persetujuan kredit Anda. Anda mungkin bisa mendapatkan dana untuk memulai bisnis baru Anda dengan jaminan properti atau kendaraan Anda.

Kartu kredit
Kartu kredit dapat membantu Anda untuk membeli perlengkapan dan mempromosikan bisnis. Metode ini berfungsi jika Anda memiliki batas kredit yang tinggi. Menggunakan kartu kredit untuk mendanai bisnis baru Anda memang cepat dan nyaman. Namun, hal ini bisa berbahaya. Sebab, butuh waktu bagi perusahaan untuk berkembang dan tanpa penghasilan dari bisnis, Anda berisiko tidak mampu membayar tagihan kartu kredit Anda.

Cari investor
Carilah investor untuk mendanai bisnis Anda. Investor dapat Anda perlakukan sebagai pemegang saham dalam perusahaan karena mereka telah memberikan dana yang diperlukan untuk memulai bisnis. (as)