Senin, 17 Oktober 2016

Jika Ketulusan Cintamu Tidak Dihargai Olehnya, Maka Lepaskanlah

Namun pada akhirnya akulah orang yang tersakiti. Ironis bukan? Sungguh hal ini membuat aku tak mengerti dan memahami apa itu cinta. Aku hanyalah manusia biasa, dengan segala upaya terbaikku menjadikan dirinya raja direlung hatiku.



1. Tertawa dengan angkuhnya dihadapan temanmu dengan melihat kekurangan yang aku miliki
Aku masih ingat bagaimana ia menjadikan aku bahan lelucon bersama teman temannya. Dia yang seharusnya melindungiku, yang katanya mencintaiku sungguh tega mempermainkan aku. Sampah? Iya, aku merasa diriku saat itu seperti sampah. Seburuk itukah diriku? Sebegitu tidak pantasnyakah aku bersanding denganmu? Sungguh sulit kupercaya, dia yang katanya mencintaiku namun mengucapkan kata yang seharusnya tidak keluar dari bibirnya. Aku tak menyangka orang yang aku cintai setulus hati, tega nian melukai hatiku sangat dalam.
2. Kamulah yang justru membuat air mataku bergelinang saat ini
Cukup lama aku termenung. Aku menyesali segala hal yang tak sengaja aku dengar dengan telingaku sendiri. Jika saat ini saja, kamu tidak bisa menjagaku bagaimana dimasa depan nanti? Mungkin memang benar seperti yang kau katakanan, aku bukanlah orang yang tepat untukmu. Karena yang aku tahu, cinta tak akan membiarkan orang yang ia sayangi meneteskan air mata.
3. Aku merasa diriku terlalu berharga untuk orang sepertimu
Aku rasa aku sudah cukup bersabar untuk memahamimu selama ini. Berulang kali aku meyakinkan diriku dan berusaha untuk memaafkanmu tentang perlakuanmu. Berulang kali hatiku berusaha untuk berkompromi dengan otakku untuk memahami situasimu di hadapan teman temanmu saat itu. Sekali? dua kali? tiga kali? Entah sudah berapa kali kamu melakukan hal yang sama berulang kali. Aku rasa cukup sampai disini kehadiranku disisimu.
popbela.com